PANDEGLANG, UNIBADAILY.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 74 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) sukses menyelenggarakan program pengabdian masyarakat berupa pemeriksaan kadar gula darah dan tekanan darah (tensi) secara gratis, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan yang menjadi salah satu program kerja unggulan ini dilaksanakan di Kampung Pandai, Desa Batubantar, dan disambut dengan antusiasme tinggi oleh puluhan warga setempat.
Program ini diinisiasi sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat desa Batubantar terhadap ancaman Penyakit Tidak Menular (PTM), khususnya diabetes dan hipertensi.
Sejak pagi hari, warga dari berbagai kalangan usia, terutama lansia, tampak mengantre dengan tertib di balai pertemuan Kampung Pandai untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka.
Ketua KKM Kelompok 74 UNIBA Muhammad Akbar Ramadhan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata mahasiswa terhadap kondisi kesehatan warga di lokasi pengabdian.
“Kami melihat akses dan kesadaran untuk melakukan pengecekan kesehatan rutin di Kampung Pandai masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, kami berinisiatif menghadirkan fasilitas pemeriksaan ini langsung ke tengah masyarakat. Kami berharap, melalui pengecekan dini ini, warga bisa lebih waspada dan mulai menerapkan pola hidup yang lebih sehat,” ungkap Akbar.
Koordinator Bidang Kesehatan KKM Kelompok 74 UNIBA, Kartika menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga sekaligus memaparkan tujuan utama dari pelaksanaan program kerja tersebut.
“Kami menyadari bahwa akses atau waktu luang untuk melakukan pengecekan kesehatan rutin seringkali menjadi kendala bagi masyarakat, terutama bagi bapak dan ibu lansia yang mungkin kesulitan jika harus rutin bepergian jauh ke fasilitas kesehatan. Kehadiran KKM 74 UNIBA di Kampung Pandai ini adalah bentuk kepedulian nyata kami,” ujar Kartika.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya deteksi dini terhadap penyakit degeneratif.
“Melalui pemeriksaan tensi dan gula darah gratis ini, kami berharap warga Desa Batubantar bisa lebih aware atau sadar terhadap kondisi tubuhnya. Penyakit seperti darah tinggi dan diabetes seringkali tidak menunjukkan gejala awal yang mencolok. Dengan deteksi sejak dini, warga bisa segera mengambil langkah pencegahan, mulai dari mengatur asupan gula dan garam, hingga rutin beraktivitas fisik,” tambahnya.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKM Kelompok 74 UNIBA, Arfian Suryasuciramdhan yang turut hadir mendampingi kegiatan, memberikan apresiasi penuh atas inisiatif dan kinerja anak didiknya.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa tidak hanya dituntut cerdas secara akademik di dalam kampus, tetapi juga harus mampu terjun langsung, mengidentifikasi masalah, dan memberikan solusi yang bermanfaat bagi warga. Saya sangat bangga melihat antusiasme warga Desa Batubantar dan dedikasi mahasiswa Kelompok 74,” tutur Arfian.
Kehadiran program kesehatan ini dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Salah satu perwakilan warga Kampung Pandai, Rohman (55 Tahun), menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para mahasiswa.
“Alhamdulillah, kami warga Kampung Pandai merasa sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan gratis ini. Selama ini banyak warga yang takut atau tidak sempat pergi ke puskesmas karena jarak dan biaya. Dengan adanya adik-adik dari UNIBA, kami jadi tahu kondisi gula darah dan tensi kami, serta diberi masukan juga bagaimana cara menjaga makanannya. Terima kasih banyak untuk mahasiswa KKM dan dosen pembimbingnya,” ujar Rohman mewakili warga desa.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini ditutup dengan sesi edukasi singkat mengenai pentingnya mengurangi konsumsi garam dan gula berlebih, serta ajakan untuk rutin melakukan aktivitas fisik. Melalui program ini, KKM Kelompok 74 UNIBA berharap dapat meninggalkan jejak positif yang berkelanjutan bagi peningkatan taraf kesehatan masyarakat Desa Batubantar.***