UNIBADAILY.ID, Warunggunung – Kelompok 69 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) sukses melaksanakan lokakarya tingkat desa sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat di Desa Warunggunung, Lebak, Banten. Kamis, (5/9/2024).
Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Warungggunung, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta warga dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
Lokakarya ini bertujuan untuk melaporkan dan memberikan gambaran kegiatan program kerja yang dilaksanakan oleh peserta KKM UNIBA selama kurang lebih dua bulan dari tanggal 13 Juli 2024-4 September 2024.
Mahasiswa memberikan solusi praktis terkait pengembangan UMKM di desa tersebut, serta membahas peran mahasiswa dalam membantu peningkatan ekonomi lokal melalui program KKM.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa Warunggunung, Sekdes Warunggunung dan RT setempat serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 69.
Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam memajukan perekonomian lokal melalui inovasi dan kolaborasi.
“Program KKM ini bukan hanya ajang untuk mahasiswa mengabdi, tapi juga kesempatan untuk menggali potensi desa dan memberikan solusi konkret dalam pengembangan UMKM. Kami berharap, mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” Ujar Uje panggilan akrabnya.
Kepala Desa Warunggunung Bapak Diding Jumrani menyampaikan, memberikan sambutan hangat kepada para mahasiswa dan peserta lokakarya.
Beliau menyampaikan apresiasi atas program KKM Universitas Bina Bangsa (UNIBA) yang membawa dampak positif bagi desanya.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada mahasiswa yang sudah datang dan memberikan ilmu serta waktu mereka untuk membantu desa kami. Saya harap kegiatan ini akan mendorong perkembangan UMKM di desa kami, sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga,” Ungkap Diding.
Selanjutnya pemaparan dari Hasan Siddiq, yang membahas potensi UMKM di Desa Warunggunung serta tantangan yang dihadapi.
Dalam pemaparannya, Hasan menekankan pentingnya pemasaran digital dan inovasi produk untuk meningkatkan daya saing UMKM.
“Di era digital seperti sekarang, para pelaku UMKM harus mulai memanfaatkan platform online untuk memperluas pasar. Selain itu, inovasi produk menjadi kunci penting agar bisa bertahan di tengah persaingan,” Jelas Hasan.
Ia juga memaparkan program-program lain yang sudah dilaksanakan selama pengabdian di desa warunggunung seperti proker keagamaan, Kesehatan, Pendidikan, hukum, pemerintahan, dan juga sosial budaya dan penghijauan. (Editor:assr)***