SERANG, UNIBADAILY – Universitas Bina Bangsa (UNIBA) memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui transformasi digital pada Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
Upaya tersebut diwujudkan melalui seminar bertema “Penerapan Audit Mutu Internal (AMI) Berbasis Data dan Transformasi Digital dalam Implementasi SPMI Berkelanjutan” yang digelar di Auditorium UNIBA, Serang.
Seminar ini dihadiri Rektor UNIBA, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), para dekan, serta ketua program studi di lingkungan universitas tersebut.
Rektor UNIBA, Prof Bambang D. Suseno, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dan pengelolaan data menjadi kunci dalam memperkuat sistem penjaminan mutu di perguruan tinggi.
“Implementasi SPMI berbasis data dan teknologi tidak hanya mempermudah proses monitoring dan evaluasi, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Hal ini penting untuk mendukung peningkatan akreditasi serta reputasi universitas di tingkat nasional maupun internasional,” kata Bambang dalam sambutannya.
Menurut dia, transformasi digital dalam sistem penjaminan mutu merupakan bagian dari upaya modernisasi tata kelola perguruan tinggi agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan bahwa pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) menjadi elemen penting dalam siklus peningkatan mutu berkelanjutan (Continuous Quality Improvement).
AMI berfungsi memastikan standar mutu perguruan tinggi dapat tercapai secara objektif, independen, dan berkesinambungan.
Pelaksanaan AMI juga mendukung pemenuhan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) serta proses akreditasi lembaga oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) maupun Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM).
Kepala SPMI UNIBA, Dr Umalihayati, menjelaskan bahwa penerapan sistem AMI berbasis data memungkinkan universitas melakukan pemantauan mutu secara lebih akurat dan real-time.
“Digitalisasi sistem penjaminan mutu diharapkan dapat mempercepat proses evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, sehingga kualitas pembelajaran dan layanan kepada mahasiswa semakin meningkat,” ujarnya.

Selain itu, sistem AMI yang dikembangkan UNIBA juga dirancang terintegrasi dengan berbagai platform digital lain, seperti sistem informasi akademik dan sistem manajemen sumber daya manusia.
Integrasi ini memungkinkan setiap pengambilan keputusan dalam penjaminan mutu didasarkan pada data yang valid dan mutakhir.
Civitas academica UNIBA menyambut positif langkah tersebut karena dinilai dapat meningkatkan kinerja akademik dan manajerial perguruan tinggi.
Ke depan, UNIBA berencana memperluas pemanfaatan teknologi digital dalam berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan untuk menciptakan lingkungan kampus yang lebih responsif dan adaptif.
Melalui penerapan AMI berbasis data dan transformasi digital, Universitas Bina Bangsa berupaya memperkuat tata kelola mutu pendidikan sekaligus mendorong terciptanya perguruan tinggi yang berkualitas dan berkelanjutan.***