UNIBADAILY.ID, Serang – Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema Menyinari dengan Ilmu dan Menghangatkan dengan Seni, yang diselenggarakan oleh Program Studi Bimbingan Konseling (BK) di Auditorium Kampus 1 UNIBA, Sabtu (7/2/2026).
Seminar ini bertujuan untuk memperdalam wawasan tentang peran ilmu pengetahuan dalam bimbingan konseling serta mengintegrasikan seni dalam proses pengembangan diri dan kesejahteraan psikologis.
Acara yang dihadiri oleh lebih dari 150 peserta dari berbagai mahasiswa bimbingan konseling, himpunan mahasiswa dan SMA/SMK Se-Banten ini dimulai dengan sambutan hangat dari Rektor UNIBA Prof. Bambang D Suseno, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara ilmu dan seni dalam membantu meningkatkan kualitas pelayanan konseling di Indonesia.
“Pendidikan bimbingan konseling tidak hanya memerlukan pendekatan ilmiah yang kuat, tetapi juga kreativitas untuk menjangkau dan mendalami permasalahan yang dihadapi individu,” ujar Rektor.
Ia kemudian menekankan pentingnya kolaborasi antara ilmu dan seni dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan suportif.
“Sebagai lembaga pendidikan, UNIBA berkomitmen untuk mendukung perkembangan akademik dan emosional mahasiswa melalui pendekatan yang holistik, yang menggabungkan pengetahuan ilmiah dengan aspek seni. Seminar ini menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman bahwa bimbingan konseling tidak hanya soal memberi arahan, tetapi juga tentang memahami dan merasakan perjalanan emosional setiap individu,” ungkapnya.
Seminar ini juga dihadiri oleh Ketua Program Studi Bimbingan Konseling UNIBA Lira Erwinda, yang turut memberikan sambutan hangat mengenai pentingnya acara ini sebagai ajang pertukaran ide dan pengembangan kualitas pendidikan di bidang bimbingan konseling. Beliau menyatakan,
“Melalui tema ini, kami berharap peserta dapat merasakan bagaimana ilmu pengetahuan dan seni bisa saling melengkapi dalam praktik bimbingan konseling,” ungkapnya.
Sesi utama seminar menghadirkan narasumber dari Program Studi Bimbingan Konseling dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) Arga Satrio Prabowo, yang menjelaskan tentang inovasi dalam metode konseling dengan mengintegrasikan pendekatan berbasis seni.
Narasumber yang juga merupakan Kaprodi Bimbingan Konseling UNTIRTA, menjabarkan penerapan seni dalam konseling sebagai sarana efektif untuk mendekatkan konselor dengan klien, sehingga klien merasa lebih nyaman dan terbuka dalam proses konseling.
“Seni memiliki kekuatan untuk mengungkapkan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Dalam bimbingan konseling, seni dapat digunakan untuk membantu individu lebih memahami diri mereka sendiri dan menemukan solusi atas masalah yang mereka hadapi,” ujarnya.
Dalam sesi diskusi, peserta seminar berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan narasumber dan berbagi pengalaman terkait penerapan seni dalam dunia bimbingan konseling, serta manfaatnya dalam mendukung proses terapi dan pengembangan diri.
Seminar ini diakhiri dengan memberikan hadiah kepada pemenang lomba poster, essai dan program layanan bimbingan konseling, serta penandatanganan kerja sama antara Prodi BK UNIBA dan Prodi BK UNTIRTA.
Acara ini diharapkan bahwa pendekatan yang menggabungkan ilmu dan seni dapat semakin berkembang dalam dunia pendidikan dan praktik bimbingan konseling, guna meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.***