UNIBADAILY.ID, Bandung – UPT Pusat Bahasa Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melakukan kunjungan resmi ke Pusat Bahasa Universitas Katolik Parahyangan Bandung (UNPAR) sebagai bentuk kegiatan institusional dalam rangka penguatan jejaring dan kerja sama antarpusat bahasa perguruan tinggi pada hari, Jum’at, (23/01/2026).
Sebagai bagian dari upaya penguatan mutu layanan kebahasaan dan pengembangan program strategis di lingkungan perguruan tinggi.
Kunjungan ini diwakili oleh Dewi Surani selaku Kepala UPT Pusat Bahasa UNIBA, serta disambut dengan baik oleh jajaran pengelola Pusat Bahasa Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) yang diwakili oleh Prof. Andreas Wibowo selaku Direktur Pengelolaan Bisnis Inovasi dan Kewirausahaan UNPAR dan Elizabeth Ratri Dian Jati selaku Manajer Pusat Bahasa, Sertifikasi, dan Program Non-Gelar Universitas UNPAR.
Kunjungan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk melaksanakan penjajakan kerja sama dalam pengembangan modul pembelajaran TOEFL, khususnya dalam rangka peningkatan mutu layanan bahasa dan penguatan kompetensi kebahasaan civitas akademika di lingkungan perguruan tinggi.
Pelaksanaan penjajakan kerja sama tersebut dilakukan melalui pertemuan dan diskusi terarah, yang membahas pengembangan modul pembelajaran, strategi pengajaran, serta pengelolaan program TOEFL yang adaptif dan berstandar, disertai dengan pertukaran pengalaman dan praktik baik antarpusat bahasa.
Dalam kesempatan tersebut Dewi Surani menyampaikan bahwa UPT Pusat Bahasa UNIBA berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan dan program kebahasaan yang selaras dengan kebutuhan akademik dan perkembangan zaman.
“Kerja sama dengan Pusat Bahasa UNPAR diharapkan dapat menjadi langkah awal kolaborasi yang berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam pengembangan modul pembelajaran TOEFL, peningkatan kompetensi kebahasaan, dan penguatan program bahasa di lingkungan perguruan tinggi,” ujar Dewi.
Ia juga menambahkan, bahwa kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring kemitraan sekaligus memperoleh referensi pengelolaan pusat bahasa yang lebih inovatif dan responsif. Kegiatan ini menjadi ruang belajar institusional untuk memperkuat standar layanan kebahasaan di UNIBA, sekaligus membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan.
Sementara itu, pihak Pusat Bahasa UNPAR Andreas Wibowo menyambut positif kunjungan ini dan menegaskan pentingnya kolaborasi antarpusat bahasa perguruan tinggi dalam membangun ekosistem akademik yang unggul.
Pertemuan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan harapan agar hasil diskusi dapat ditindaklanjuti dalam bentuk program kolaborasi, pelatihan bersama, maupun pengembangan layanan bahasa yang lebih luas.
Melalui kunjungan ini, UNIBA menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kebahasaan sebagai bagian dari dukungan terhadap peningkatan kompetensi akademik, komunikasi global, serta daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.***