UNIBADAILY.ID, Bantul – Direktorat Pascasarjana Universitas Bina Bangsa (UNIBA) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada hari, Rabu,(21/01/2026).
Kesepakatan mengenai pelaksanaan program pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan kelembagaan ini ditandatangani oleh Direktur Pascasarjana UNIBA, Wakil Direktur Pascasarjana UNIBA, Ketua Program Studi Magister Manajemen Pendidikan, Sekretaris Prodi Magister Manajemen Pendidikan UNIBA. Dari pihak UAD, hadir pula Ketua Program Studi Magister bersama Sekretaris Prodi Magister Pendidikan UAD.
Kerja sama yang menghubungkan institusi dari Banten dan Daerah Istimewa Yogyakarta ini, ini bertujuan untuk membangun sinergi yang produktif dan efektif dalam meningkatkan mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi di kedua belah pihak.
Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, Direktorat Pascasarjana Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menjalin kerjasama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Kerja sama ini direncanakan berlaku selama lima tahun ke depan sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia dan kelembagaan bagi kedua universitas.
Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang untuk pengembangan akademik yang lebih luas serta meningkatkan kontribusi kedua institusi dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia.
Penandatanganan MoU antara kedua pihak dilakukan di Kampus UAD dan dihadiri oleh para pimpinan kedua institusi, termasuk Direktur Pascasarjana UNIBA, Prof. Dr. H. M. Syadeli Hanafi, M.Pd dan Wakil Dekan FKIP UAD, Dr. Ani Susanti, M.Pd.B.I
Dalam sambutannya, Prof. Sadeli Hanafi menyampaikan bahwa kerjasama ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan pascasarjana, sekaligus memfasilitasi penelitian-penelitian yang memiliki dampak positif bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
“Kolaborasi ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga membuka peluang untuk riset bersama yang dapat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Syadeli.
Sementara itu, Ani Susanti mengungkapkan bahwa kemitraan ini juga merupakan langkah untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri, agar lulusan dari kedua universitas memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan global.
“Dengan adanya kerjasama ini, kami yakin dapat meningkatkan kualitas penelitian yang mendalam dan aplikatif dalam bidang pendidikan. Kami juga berharap, melalui kolaborasi ini, mahasiswa pascasarjana dapat terlibat langsung dalam proyek-proyek penelitian yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini,” tambah Ani.
Sebagai bagian dari kerjasama, kedua belah pihak juga sepakat untuk mengadakan seminar, workshop, dan kegiatan akademik lainnya, yang akan melibatkan dosen, peneliti, dan mahasiswa dari kedua institusi.
Selain itu, program-program pertukaran dosen dan mahasiswa juga akan dilaksanakan untuk memperkaya pengalaman akademik serta memperluas jaringan penelitian dan pengajaran.
Kerjasama ini menjadi sebuah langkah penting dalam memperkuat pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat pascasarjana, serta mendukung tercapainya visi kedua universitas dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.***