SERANG, UNIBADAILY.ID – Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menyelenggarakan kegiatan akademik bertema “Transforming Digital Education, Communication, Governance and Management in Hospitality Business in the Digital Era”, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan gagasan mengenai peran transformasi digital dalam pengembangan pendidikan, komunikasi, tata kelola organisasi, serta manajemen bisnis di era digital.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari institusi pendidikan tinggi Malaysia dan Filipina, yaitu Prof. Abd Rahman bin Ahmad, Dr. Khaerunissa binti Isa dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, Dr. Billy T. Festijo dari Pangasinan State University, serta Dr. Roma Mantin Uli Napitupulu.
Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memperkaya perspektif peserta melalui pengalaman akademik dan wawasan mengenai perkembangan transformasi digital di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam sambutannya, Rektor UNIBA Prof. Bambang Dwi Suseni menekankan pentingnya kesiapan perguruan tinggi dalam menghadapi perubahan teknologi yang semakin dinamis.
“Transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan perangkat dan sistem teknologi, tetapi juga mencakup perubahan pola pikir, budaya kerja, strategi pengelolaan institusi, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan”, ungkapnya.
Perguruan tinggi diharapkan mampu mengintegrasikan teknologi secara strategis untuk memperkuat daya saing lulusan dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Dekan FISIP April Laksana dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penguatan kompetensi sivitas akademika dalam memanfaatkan teknologi digital secara adaptif dan bertanggung jawab.
Penguasaan teknologi perlu diimbangi dengan kemampuan komunikasi, pemikiran kritis, kolaborasi, dan inovasi agar proses pembelajaran serta pengelolaan organisasi dapat berjalan lebih efektif.
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring akademik dengan para narasumber dari berbagai institusi.
Dalam sesi pemaparan materi disampaikan oleh Prof. Abd Rahman bin Ahmad yang membahas transformasi digital pada UMKM di Malaysia.
Pembahasan ini menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efektivitas pemasaran, memperkuat hubungan dengan pelanggan, dan mendukung daya saing usaha. Digitalisasi menjadi peluang bagi UMKM untuk beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen dan perkembangan ekosistem bisnis.
“Namun, penerapan transformasi digital pada UMKM juga membutuhkan kesiapan sumber daya manusia, peningkatan literasi digital, serta kemampuan memilih teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas usaha”, ungkapnya.

Oleh karena itu, transformasi digital perlu dipahami sebagai proses pengembangan bisnis yang berkelanjutan, bukan sekadar penggunaan platform digital untuk kegiatan pemasaran.
Dr. Khaerunissa binti Isa dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia turut memberikan perspektif mengenai pentingnya komunikasi dalam ekosistem digital.
Perkembangan teknologi telah mengubah cara individu dan organisasi menyampaikan informasi, membangun kolaborasi, serta menjalin hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan.
Oleh karena itu, komunikasi digital perlu dikembangkan secara efektif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.
Selanjutnya, Dr. Billy T. Festijo dari Pangasinan State University membahas komunikasi media digital dan relevansinya dalam kehidupan masyarakat serta aktivitas organisasi.
Perkembangan media digital telah mengubah cara informasi diproduksi, disebarluaskan, dan diterima oleh publik.
Kondisi ini menuntut individu maupun institusi untuk mengembangkan strategi komunikasi yang efektif, adaptif, dan bertanggung jawab.
Komunikasi media digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan berbagai platform, tetapi juga mencakup ketepatan penyampaian pesan, pemahaman terhadap karakteristik audiens, serta kemampuan membangun interaksi yang bermakna.
Di tengah derasnya arus informasi, literasi digital dan sikap kritis menjadi aspek penting untuk memastikan bahwa teknologi komunikasi digunakan secara produktif dan etis.
Dr. Roma Mantin Uli Napitupulu turut memperkaya diskusi mengenai tantangan dan peluang transformasi digital, khususnya dalam konteks manajemen bisnis.
Industri dituntut untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan, memahami kebutuhan pelanggan, serta mengoptimalkan proses bisnis melalui teknologi.
Digitalisasi dapat menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan efisiensi, kualitas pengalaman pelanggan, dan daya saing usaha, tanpa mengabaikan aspek pelayanan yang humanis.
Melalui kegiatan ini, UNIBA menegaskan komitmennya untuk mendorong pengembangan pendidikan yang responsif terhadap kemajuan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Transformasi digital dipandang sebagai proses berkelanjutan yang membutuhkan sinergi antara institusi pendidikan, akademisi, praktisi, dan industri agar inovasi yang dihasilkan memberikan manfaat nyata.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperluas wawasan peserta, tetapi juga mendorong lahirnya gagasan dan kolaborasi yang dapat diterapkan dalam pengembangan pendidikan, komunikasi, tata kelola organisasi, serta manajemen bisnis.
Dengan demikian, UNIBA terus berupaya memperkuat perannya dalam membangun ekosistem akademik yang inovatif, adaptif, dan kompetitif di era digital.***