JAKARTA, UNIBADAILY – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Bangsa semester 4 berhasil mendapatkan pendanaan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui program Akuisisi Pengetahuan Lokal (APK) berbasis audio visual.
Program ini melibatkan mahasiswa dan dosen Prodi Ilmu Komunikasi UNIBA sebagai tim inti, yang bertugas mengidentifikasi, merekam, dan mengarsipkan kearifan lokal masyarakat.
Melalui pendekatan audio visual, proyek ini bertujuan untuk melestarikan budaya lokal sekaligus menjadi bahan penelitian dan pembelajaran bagi mahasiswa.
Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Putri Handayani, menyatakan bahwa pendanaan ini menjadi kesempatan strategis untuk mengintegrasikan pengalaman lapangan mahasiswa dengan penelitian akademik.
“Mahasiswa dapat langsung terlibat dalam proses dokumentasi dan produksi film, sehingga pengetahuan lokal tidak hanya direkam, tetapi juga dianalisis dan disebarluaskan secara ilmiah,” jelasnya.
Program ini rencananya akan berlangsung selama enam bulan, dengan output utama berupa film dokumenter, video pendek edukatif, dan arsip digital yang dapat diakses oleh publik. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara universitas, masyarakat lokal, dan lembaga pemerintah dalam upaya pelestarian budaya.
Berikut dosen dan mahasiswa prodi ilmu komunikasi yang mendapatkan pendanaan Program Akuisisi Pengetahuan Lokal dari BRIN :
- Muhamad Tazul Arsy
Judul Karya: Rempah Kaibon - Putri Handayani
Judul karya: JAWARA - Muhamad Nabil Aditya
Judul karya: Wong Banten (Pedjoang Ombak) - Bintang Ramadhan
Judul Karya: Hatong
Dengan pendanaan BRIN ini, Prodi Ilmu Komunikasi menegaskan komitmennya dalam mengembangkan penelitian berbasis masyarakat dan inovasi pembelajaran kreatif, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian pengetahuan lokal Indonesia.