SERANG, UNIBADAILY.ID – Dua Mahasiswa Universitas Bina Bangsa (UNIBA) berhasil lolos seleksi menjadi Google Student Ambassador (GSA) tahun 2026. Mereka adalah Khaisya Davina Mutiarani, mahasiswa semester IV Prodi Statistik dan Krisna Valencia Hidayat semester II dari Prodi Ilmu Komputer.
Google Student Ambassador merupakan program global yang diadakan oleh Google untuk menciptakan komunitas mahasiswa yang aktif berkontribusi dalam dunia teknologi.
Para GSA terpilih akan menjadi perwakilan Google di kampus mereka, mengadakan berbagai kegiatan, serta membantu menyebarkan pengetahuan tentang produk dan layanan teknologi Google Gemini AI kepada mahasiswa lainnya.
Masa Seleksi & Pemilihan GSA dimulai tanggal 23 Februari 2026 selama satu minggu tim Google ngelakuin seleksi ketat buat ribuan pendaftar dari seluruh kampus di Indonesia. Mereka juga harus membuat Twibbon Challenge resmi GSA Candidate di media sosial untuk mengajak rekan mahasiswa lain ikut melek teknologi.
Kemudian 3 Maret 2026 peserta melakukan recorded Interview dan wawancara untuk menjelaskan project yang mau dibuat dari gemini AI.
Pengumuman GSA Terpilih di tanggal 1 April 2026, Krisna dan Khaisya mendapatkan email resmi kalau dari google ditanyakan LULUS dan Terpilih jadi Google Student Ambassador 2026 dan hanya 10% dari ribuan pendaftar yang diterima.
1 April – 31 Juli 2026 Krisna dan Khaisya bertugas selama 3 bulan ke depan buat jadi jembatan antara Google dan kampus UNIBA.
Mahasiswa akan difokuskan oleh google untuk edukasi temen-temen soal AI yang bijak dan inklusif, biar teknologi bisa dirasain manfaatnya sama semua mahasiswa tanpa terkecuali.
Krisna, yang memiliki ketertarikan besar terhadap teknologi, merasa terhormat bisa menjadi bagian dari program bergengsi ini.
“Saya sangat antusias dapat mewakili Google di UNIBA. Program ini akan memberikan saya kesempatan untuk berbagi ilmu dan juga belajar lebih banyak tentang perkembangan teknologi terkini,” ujar Krisna.
Khaisya, yang juga aktif dalam organisasi kampus extama, menyampaikan bahwa kesempatan ini adalah langkah penting untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan memperluas jaringan.
“Saya berharap bisa membawa perubahan positif di kampus melalui program ini dan berkolaborasi dengan banyak pihak dalam mengembangkan inovasi teknologi di Indonesia,” ungkap Khaisya.
Ia menjelaskan, project yang diambil mengenai ekslusifnya layanan aplikasi coding yang membutuhkan spesifikasi perangkat bagus dan menceritakan bagaimana ekosistem Google (Google Colab) membantuku untuk tetap belajar komputasi statistik tanpa khawatir karena berbasis cloud, serta memberikan praktik dalam hal tetap berprestasi di jurusan Statistika.
Sebagai Google Student Ambassador, Krisna dan Khaisya akan mengikuti pelatihan intensif yang diselenggarakan oleh Google tanggal 20 April 2026, serta mendapatkan berbagai sumber daya untuk membantu mereka menjalankan tugas di kampus.
Program ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan mereka dalam bidang teknologi, kepemimpinan, serta komunikasi.
Dengan lolosnya dua mahasiswa ini, UNIBA semakin memperkuat reputasinya dalam menghasilkan talenta-talenta unggul di bidang teknologi dan inovasi.
Keduanya diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi pengembangan ekosistem digital di kampus dan masyarakat sekitar.***