SERANG, UNIBADAILY.ID – Dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran di perguruan tinggi, Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang dirangkaikan dengan materi presentasi pembelajaran bertema “Strategi Implementasi Outcome-Based Education (OBE) dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran”. Kegiatan ini berlangsung di auditorium UNIBA pada Sabtu (4/4/2026).
Dalam konteks kebijakan nasional, arah ini sangat relevan dengan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, yang menegaskan bahwa penjaminan mutu merupakan kegiatan sistemik untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara terencana dan berkelanjutan.
Regulasi ini juga menempatkan SN Dikti, SPM Dikti, SPMI, dan SPME sebagai satu kesatuan ekosistem mutu yang harus dijalankan secara konsisten oleh perguruan tinggi.
Di dalamnya, standar luaran pendidikan dan standar kompetensi lulusan menjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan kurikulum dan pembelajaran.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UNIBA serta Wakil Rektor I bersama, Dekan, Wakil Dekan, Prodi dan dosen dari berbagai fakultas di lingkungan UNIBA.
Kehadiran pimpinan universitas menjadi bentuk komitmen institusi dalam mendorong transformasi pembelajaran berbasis capaian (outcome).
Dalam sambutannya, Rektor UNIBA Prof. Bambang D Suseno menegaskan bahwa penerapan OBE merupakan langkah strategis untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.
“OBE tidak hanya sekadar perubahan kurikulum, tetapi juga perubahan paradigma dalam proses pembelajaran yang lebih berorientasi pada hasil belajar mahasiswa,” ujar Bambang.
Kegiatan bimtek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para dosen mengenai penyusunan RPS berbasis OBE, mulai dari perumusan capaian pembelajaran lulusan (CPL), capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), hingga metode evaluasi yang terukur dan sistematis.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan terkait teknik penyusunan materi presentasi pembelajaran yang efektif dan interaktif.
Wakil Rektor I Sigita Aulia dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya sinergi antar dosen dalam mengimplementasikan OBE secara konsisten.
“RPS tidak lagi sekadar dokumen administratif, melainkan menjadi panduan strategis dalam mencapai learning outcomes yang telah ditetapkan”, ungkap Sigit.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan OBE sangat bergantung pada perencanaan pembelajaran yang matang serta evaluasi yang berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan praktik langsung penyusunan RPS.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat melakukan simulasi penyusunan dokumen RPS berbasis OBE sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh dosen UNIBA mampu mengimplementasikan konsep OBE secara optimal dalam proses pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan kualitas lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.***