UNIBADAILY.ID, Serang – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menyelenggarakan kegiatan Coaching Clinic Proposal Hibah DPPM Kemdiktisaintek RI Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, (23/12/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 110 dosen lintas fakultas yang ada di Universitas Bina Bangsa sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Bina Bangsa, Prof. Bambang Dwi Suseno, yang dalam sambutan dan arahannya menegaskan pentingnya penguatan kapasitas dosen dalam menyusun proposal hibah yang selaras dengan kebijakan nasional.
Rektor juga mendorong agar kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing proposal dosen Universitas Bina Bangsa pada tingkat nasional.
“Pendampingan seperti ini menjadi investasi akademik yang penting agar dosen mampu menghasilkan karya ilmiah dan program pengabdian yang berkelanjutan,” tegas Rektor.
Kepala LPPM Universitas Bina Bangsa, Encep Saefullah, dalam laporan kegiatan menyampaikan bahwa coaching clinic ini dirancang sebagai pendampingan teknis yang aplikatif dan berorientasi pada pemenuhan standar Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat DPPM Kemdiktisaintek RI.
“Kami ingin memastikan setiap proposal yang diajukan dosen UNIBA memiliki argumentasi metodologis yang kuat, relevan dengan kebutuhan masyarakat, dan selaras dengan kebijakan riset nasional,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas substansi proposal sekaligus meminimalkan kesalahan administratif yang sering terjadi pada proses seleksi hibah.
Materi inti coaching clinic disampaikan oleh Dr. Sularso Budilaksono, selaku narasumber, dengan fokus pada kebijakan dan skema hibah DPPM Tahun 2026, eligibilitas pengusul dan tim, strategi penyusunan proposal yang kompetitif, serta kesalahan umum yang perlu dihindari agar proposal berpeluang lolos pendanaan.
“proposal yang kompetitif harus mampu menunjukkan urgensi riset yang didukung data mutakhir serta keterkaitannya dengan agenda riset nasional”, ungkapnya.
Sesi ini dipandu oleh moderator Dr. Uli Wildan Nuryanto yang mengarahkan diskusi secara interaktif. Dalam kegiatan ini juga dilakukan review bahan/draft proposal dari dosen pengusul oleh narasumber.
Antusiasme peserta terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para dosen aktif mengajukan pertanyaan terkait kesesuaian topik penelitian, pemetaan roadmap riset, hingga strategi penguatan luaran penelitian dan pengabdian.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian simpulan serta rekomendasi tindak lanjut berupa klinik internal proposal oleh LPPM Universitas Bina Bangsa sebagai bentuk pendampingan lanjutan.
Melalui kegiatan coaching clinic ini, LPPM Universitas Bina Bangsa menargetkan peningkatan jumlah proposal hibah yang diajukan dan lolos pendanaan DPPM Kemdiktisaintek RI Tahun 2026, sekaligus memperkuat budaya riset dan pengabdian yang berkelanjutan di lingkungan universitas.